Selasa, 26 September 2017
Senin, 14 Agustus 2017
Revisi: Inspiring story Mohammad Natsir
Mohammad Natsir

Hikmah yang dapat diambil dari tokoh kemerdekaan Mohammad Natsir adalah kita harus menjadi seorang yang Berani, Jujur, Sederhana, dan bijaksana dalam menjalani hidup. karena kita tidak pernah tahu kapan sifat positif tersebut akan banyak dihargai oranglain karena sifat-sifat tersebut memang dewasa ini sulit untuk dijumpai.
.
Muhammad Natsir lahir di Alahan panjang,Lembah Gumanti,Kabupaten solok Sumatera Barat, 17 Juli 1908 – meninggal di Jakarta, 6 Februari 1993 pada umur 84 tahun. Beliau adalah seorang ulama, politisi, dan pejuang kemerdekaan Indonesia.
Saya terinspirasi untuk menjadi orang yang sederhana karena Sosok sederhana Mohammad Natsir. Sosoknya menjadi teladan sepanjang zaman. Mohammad Natsir menjabat menteri penerangan tahun 1946 dan perdana menteri Indonesia tahun 1950-1951.
Saya ingin kesederhanaan menghiasi hidup saya seperti halnya ketika Mohammad Natsir pernah ditawarkan sebuah mobil mewah tetapi beliau dengan halus menolak mobil pemberian tersebut.bukan hanya mobil, keluarga Natsir pun kesulitan membeli rumah. Saat menjadi menteri bertahun-tahun mereka harus menumpang hidup di paviliun sahabat Mohammad Natsir, Prawoto Mangkusaswito seorang yang mempunyai nama di yayasan Al Azhar, di kampung Bali, Tanah Abang. Ketika pemerintah RI pindah ke Yogyakarta,Mohammad Nasir menumpang di paviliun milik keluarga Agus Salim. Baru tahun 1946 akhir, pemerintah kemudian memberikan rumah dinas untuk Natsir. Inilah untuk pertama kalinya keluarga Natsir tidak perlu menumpang lagi. Rumah itu berada di Jl Jawa, Jakarta Pusat.
Kesederhanaan Mohammad Natsir tercermin dalam berbagai hal.ia hanya mempunyai kemeja lusuh sebanyak dua helai, jasnya yang bertambal dan sikapnya yang santun. Para pegawai kementerian penerangan pernah urunan membelikan Natsir kemeja baru. Hal itu dilakukan agar Mohammad Natsir tampak pantas sebagai menteri.Moh Natsir memang teladan menteri yang langka untuk ditemui saat ini.
Kekurangan saya adalah dalam bidang organisasi, saya ingin agar teladan Mohammad Natsir dalam berorganisasi dapat terlihat didalam diri saya. Moh Natsir merupakan seorang yang aktif beroerganisasi Mohammad Natsir banyak bergaul dengan pemikir-pemikir Islam, seperti Agus salim, sepanjang pertengahan 1930-an, ia serta Salim selalu bertukar pikiran perihal kaitan Islam dengan negara demi masa depan pemerintahan Indonesia yang di pimpin Soekarno. Pada 20 Oktober 1934, Natsir menikah dengan Nurnahar di Bandung. Dari pernikahan itu, Natsir dikaruniai enam anak. Natsir juga di ketahui banyak menguasai bahasa asing, seperti Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Arab, serta Spanyol. Natsir juga mempunyai kesamaan hoby serta mempunyai kedekatan dengan Douwes Dekker, yaitu bermain musik.Moh Natsir sangat menyukai memainkan biola serta Dekker yang menyukai bermain gitar. Mohammad Natsir juga kerap bicara dengan menggunakan bahasa Belanda dengan Dekker serta kerap mengulas musik sekelas Ludwig van Beethoven serta novel sekelas Boris Leonidovich Pasternak, novelis kenamaan Rusia pada saat itu. Kedekatannya dengan Dekker, mengakibatkan Dekker ingin masuk Masyumi. Ide-ide Natsir dengan Dekker perihal perjuangan, demokrasi, serta keadilan memanglah searah dengan Natsir.
Di tahun 1938, ia kemudian bergabung dengan Partai Islam Indonesia, serta diangkat menjadi pimpinan untuk cabang Bandung dari tahun 1940 hingga 1942. Ia juga bekerja dengan posisi sebagai Kepala Biro Pendidikan Bandung hingga 1945. Sepanjang pendudukan Jepang, ia memilih bergabung dengan Majelis Islam A'la Indonesia (Yang kemudian menjadi Majelis Syuro Muslimin Indonesia atau Masyumi).
Pada tahun 1980,Moh Natsir dianugerahi penghargaan Faisal Award dari Raja Fahd Arab Saudi lewat Yayasan Raja Faisal di Riyadh, Arab Saudi. Ia memperoleh gelar doktor kehormatan dalam bidang politik Islam dari Kampus Islam Libanon pada tahun 1967. Pada tahun 1991, ia kemudian memperoleh dua gelar kehormatan, yakni dalam bidang sastra dari Universitas Kebangsaan Malaysia serta dalam bidang pemikiran Islam dari Universitas Sains Malaysia. Mohammad Natsir wafat pada 6 Februari 1993 di Jakarta, serta dimakamkan satu hari kemudian. Soeharto enggan memberikan gelar pahlawan pada salah satu " bapak bangsa " ini. Kemudian pada masa pemerintahan BJ Habiebie, dia diberi penghargaan Bintang Republik Indonesia Adipradana.
Hikmah yang dapat diambil dari tokoh kemerdekaan Mohammad Natsir adalah kita harus menjadi seorang yang Berani, Jujur, Sederhana, dan bijaksana dalam menjalani hidup. karena kita tidak pernah tahu kapan sifat positif tersebut akan banyak dihargai oranglain karena sifat-sifat tersebut memang dewasa ini sulit untuk dijumpai.
.
Rabu, 06 April 2016
Perjalanan terakhir untuk Bumi oleh: M.azhar.H
Hari ini adalah hari terakhir dari perjalanan kami, tertanggal di log kapal kami kalau hari ini adalah hari klobb atau dalam tanggalan tua adalah hari sabtu tahun 2093, namaku Neil umurku 19 tahun, aku bersama dengan adikku, Lisa yang berumur 18 tahun melakukan ekspedisi untuk mencari bahan yang sangat langka di planet bahkan bisa ku bilang di seluruh alam semesta, air;yak itulah bahan yang kami cari dahulu para tetua menceritakan bahwa nenekmoyang mereka tinggal di sebuah planet yang 75% nya adalah air namanya adalah Bumi,planet yang indah penuh dengan karya tuhan yang tiada duanya. berbeda dengan planetku sekarang Eden Nova yang disinari oleh si kurcaci merah, semua orang di planetku tahu betul ceritanya dari mulai tetua kami,anak-anak,hingga orang dewasa, kalau dahulu nenek moyang kami membuang buang air,mereka pikir kalau benda yang menunjang hidup mereka itu tiada habisnya. Sampai ketika lautan bumi mulai mongering, mereka mencoba sebisa mereka untuk menghemat air, tetapi semua sudah terlambat, danau musnah , lautan mongering tidak ada yang mereka bisa lakukan kecuali mencari rumah baru, mereka berbondong-bondong pergi kesana kemari seperti halnya kucing tiada tuan.akhirnyapun mereka menemukan sebuah planet berukuran lebih kecil daripada bumi (dan juga gravitasinya yang lebih kecil) yang mampu menunjang kehidupan manusia secara berkepanjangan mereka menamakannya Eden nova,atau yang berarti “surga baru”.disana tidak seindah bumi yang aku bisa lihat hanyalah bebatuan terjal dan padang pasir yang luas tetapi planet EN memiliki oksigen yang vital untuk kehidupan dan persediaan air yang cukup untuk beberapa generasi………sampai generasiku.
……….TAMAT……..
Maka dari itulah kami melakukan ekspedisi ini,sebenarnya aku setengah hati melakukan ekspedisi ini tetapi karena dewan tinggi berjanji akan memberi penghidupan yang layak kepada kami berdua,ya jadi aku tidak bisa menolaknya. Semenjak kepergian kedua orangtua kami, aku bersusah payah untuk mencukupi kebutuhan kami berdua.mulai dari membersihkan tabung roket kapal para penjelajah bintang,sampai mencuri buah aneh dari kapal pedagang yang membuat kami muntah muntah sampai perut naik ke mulut,aku siap melakukan apa saja demi adikku tercinta.mungkin karena kekurangan relawan,jadi dewan tertinggi memilih kita berdua.atau mungkin karena nilai kami berdua dalam ilmu astronomi dan keroketan yang tinggi keduanya bisa jadi penyebabnya.
BERSAMBUNG……
Dan pada akhirnya pada hari tyliet (senin) kami diberangkatkan dengan kapal luar angkasa paling canggih pada masa itu DS-708 dengan dorongan roket plasma yang tidak memerlukan bahan bakar.dengan bahan makanan yang seadanya kami punberangkat,tanpa air mata perpisahan,tanpa lagu,kamipun lepas landas( mungkin Karena mereka tahu kita hanya bocah ingusan yang kemungkinan besar tidak akan menyelesaikan misinya). 5..….,4……,3…...,2…..,1. roketpun melesat walaupun aku tahu gaya gravitasi EN tidak sebesar bumi,tetapi tetap saja aku merasakan G-Forcenya terhitung saat itu adalah G-10,yang dapat merobek daging sampai ke tulang,untunglah pakaian astronot kami sudah canggih.Wusssh roket kami melewati stratosfer……..,atmosfer kami dapat merasakan tubuh kami mulai terangkat setelah berada diluar batas planet.adikku melihatku seraya berkata” kakak, apakah mungkin kita dapat menyelesaikan misi ini,kudengar saat aku sedang berada di pangkalan dua orang teknisi berkata bahwa kita tidak akan berhasil,dan palingan kita tidak akan kembali dan menemukan jalan pulang.”, aku yang sedang megontrol pesawat melihat kearah adikku seraya berkata “kau sungguh akan mempecayai orang-orang itu?, tenanglah perjalanan kita baru saja akan dimulai kita hanya bisa berharap untuk yang terbaik.
ekspedisi kami dimulai saat kapal keluar dari galaksi kami (galaksi klotiyel). Kami sudah melewati ruang hampa antar galaksi, menscan dan mendata berbagai planet seraya kami melewatinya dan hampir semuanya adalah planet mati yang tidak memungkinkan adanya air dalam bentuk cair, dan menemukan anomaly gravitasi diantara dua buah galaksi yang menandakan adanya kehadiran lubang hitam yang mampu menyedot masuk sebuah bintang bahkan cahayapun tidak lewat dari santapanya. Ekspedisi kami terhenti sejenak ketika kapal mengalami “yang sepertinya” sebuah kegagalan mesin. Aku menyuruh lisa untuk mencek mesin roket pendorong yang berada di ruang belakang,sementara aku mencoba untuk menemukan masalahnya dibawah meja control utama.beberapa menit telah berlalu akupun mulai khawatir karena lisa dari tadi tidak memanggil. Kucoba untuk menyahut “lisa!....apakah kamu sudah menemukan kerusakannya???”.dan suara yang kutunggupun akhirnya muncul “ya, sepertinya ada serpihan meteor yang tersangkut di silinder output.”sahut lisa.akupun bergegas menemuinya di ruang belakang.saat aku kesana alangkah terkejutnya aku yang lisa bilang bukanlah serpihan meteor yang seperti biasanya ,SERPIHAN ITU SEBESAR MATA PENDUDUK LYPRON di EN,dan penduduk Lypron adalah kaum raksasa.aku putar otak untuk mencari cara agar dapat mengangkat serpihan meteor itu dan membuangnya dari silinder output.akupun teringat pesan para teknisi untuk aku “kami menaruh beberapa buah bom tempel di kotak peralatan.daya ledaknya tidak terlalu kuat tetapi cukup untuk menghancurkan meteor kecil.”akupun bergegas mencari kotak peralatan dan….nah!! Ini dia yang kucari (satu paket bom tempel siap untuk diledakkan). Kupasang bomnya dan waktupun diset” tkiiit…” aku dan lisa mundur kebelakang mencari tempat aman sementara bomnya terus mengoceh” tkiit…tkiit…tkiit”. Dan akhirnya “BOOM”, yang ditunggupun datang sebuah ledakan kecil tetapi tetap saja berbahaya yang menghancurkan serpihan meteor itu.
aku dan lisa kembali ke ruang control kapal. Roket pendorong sudah beres dan yang tinggal kulakukan adalah menyalakan meja control melalui sebuah tombol dibawah meja saat kuklik tombolnya meja kontrolnya tidak mau menyala.kucoba cek beberapa kabel di bawah meja control dan …..nah, ini dia;sebuah kabel yang terputus.saat kabel itu sudah selesai disambung aku mendengar suara kemenangan meja kontrolnya menyala!!!,kupikir masalahkita sudah usai sampai disitu namun ketika aku mendongak keatas terdengar gemuruh. tanpa berpikir panjang aku langsung lari ke arah lisa yang saat itu sama kebingungannya denganku kutanya “lisa,kamu nggak kenapa napa kan?”,”nggak kenapa napa kok kak Cuman , aku tadi hampir terpleset.”, sahut lisa.suara gemuruh itu dating lagi tetapi kali ini saat aku melihat kedepan ….. BERSAMBUNG…..
Saat aku melihat kearah depan,yang kuingat adalah sebuah sorotan cahaya yang sangat terang.saking ternagnya aku tidak bisa melihat bayanganku sendiri.bunyi alarm yang nyaring menyambut kami,”twiiiiut…twiiiiut…twiiiut,peringatan system hyperdrive tidak berfungsi.” kira-kira seperti itulah bunyinya.kita tidak tahu apa itu hyperdrive dan sepertinya kita membutuhkan itu sekarang.alarm terus berbunyi sementara aku mencoba untuk mematikannya suara gemuruh itu datang lagi dan kali ini disertai dengan yang sepertinya suara ledakan.”siuuuut……DUUUAR”.Tanpa kusadari kapal sudah oleng kesamping kanan, lalu kesamping kiri, dan tiba-tiba terbalik keatas dan kebawah.keadaan sangat kacau pada saat itu,aku mulai menyadari bahwa adikku menangis kucoba untuk bergerak kearahnya dengan cara merangkak,tetapi bergerak saja rasanya sudah sulit.”drap….drap….drap….” Akhirnya aku bisa mencapainya.kucoba untuk menenagkannya dengan berkata “ tenanglah semua akan baik-baik saja….”.saat tiba tiba tubuhku terhempas keatas dan kebawah karena guncangan yang dahsyat “BRUK….”.aku kehilangan kesadaran dan yang kuingat saat itu adalah suara lisa yang perlahan-lahan memudar dengan kesadaranku, memanggilku,“kakaaaaaaak!!!.bangunlah kau tidak boleh meninggalkanku sendiri!!!...”.
saat aku sadar aku sudah ada di kamar kapal. dengan berjalan sempoyongan aku menuju kokpit kapal dimana aku menemukan lisa sedang mengendalikan laju kapal.
Aku: ”lisa!...kau tidak kenapa-napa?” (berbicara dengan lemas)
Lisa: “ aku tidak apa-apa kok,kak” (Sedikit lunglai)
Aku: “ Jadi,..apa yang baru saja terjadi, kenapa aku ada di ruang tidur?”
Lisa: “kau pingsan saat mencoba untuk melindungiku, saat kita masuk kedalam lubang cacing. Setelah kita sampai diluar aku membopongmu sampai ke kamar.”
Aku: “ Bagaimana kamu bisa tidak terbentur?”
Lisa: “aku mengikatkan kakiku ke kaki meja control sesaat setelah kau terbentur.”
Aku: “Jadi itulah asal dari sorotan cahaya dan suara gemuruh itu…”
Lisa: “ yup, benar sekali, dan untungnya kapal tidak mengalami kerusakan yang berarti, dan kau juga.”
Aku: “dimana arah koordinat kita?”
Lisa: “tidak tahu….,lubang cacing yang tadi kapal masuki mengacaukan system navigasi.”
Aku: “sial!..,aku rasa kita hanya harus mengeksplorasi galaksi antah barantah ini…..”
pembicaraan kami terhenti sementara ketika kami melihat sebuah bayangan besar yang membayangi kami dari arah depan.ITU SEBUAH PLANET!!!...
BERSAMBUNG……..
ITU SEBUAH PLANET!!!....,”Hmmm…,sepertinya hanya planet mati lain..” ujarku. “apa kakak tidak melihatnya?,planet itu memiliki selaput tipis yang menutupi permukaannya.” jawab lisa. Sepertinya lisa mulai mengarah kepada suatu kemungkinan…..,atau mungkin itu hanya aku.” lisa, bisakah kau menscan planet itu, sepertinya kita dapat menemukan sesuatu.” tanyaku. lisa memulai proses scanningnya dengan alat scanner foton yang terletak di luar kapal. Beep…beep…beep “akhirnya selesai !” lisa berkata “dari data yang kudapatkan sepertinya planet itu menunjang atmosfer yang primitive.dan atmosfernya berwarna keabuan….aneh sekali?” ujar lisa.” dan itu berarti??”,”apa kakak tidak tahu,padahal kakak sangat menguasai bidang ekologi universal. kak, planet itu menunjang atmosfer yang berarti satu hal planet itu memiliki oksigen, dan yang lebih penting lagi AIR!!!”tegas lisa.mendengar pernyataan tersebut seperti ada rasa kepuasan dalam batinku “ akhirnya misi panjang dan melelahkan ini terbayar lunas.”, “lisa apakah roket pendorong sudah bias dinyalakan!” tanyaku. “bisa kak….cuman, ada kerusakan yang terjadi pada reactor fusi.” ujar lisa.”jadi, maksudmu kita hanya mempunyai sedikit tenaga pendorong yang tersisa??apa kita bias mendarat di planet itu” tanyaku.” ya, kurang lebih seperti itulah.tapi tidak ada salahnya mencoba kan??” jawab lisa. Akhirnya kita berdua bersiap duduk di kursi kendali kapal.aku memegang kemudiku dan sama halnya dengan lisa yang meraih kemudinya sendiri.”kau siap lisa?,ingat saat hitungan mundur mencapai tiga, kau nyalakan roket pendorong dan Tarik kemudimu kebelakang sekuat-kuatnya.”ujarku. 3…2…1… “nylakan roket pendorongnya!!!”,”siap,kak kapten.” ujar lisa. “tsuuuuuuuuuuit….”(Mesin roket mulai menyala).saat roket mulai mencapai dorongan penuhnya aku berkata “TARIK KEMUDINYA!!!”. Aku mencoba menarik kemudinya kebelakang sekuat-kuatnya,aku juga lisa juga melakukan hal yang sama hanya dari raut wajahnya. Kapal kami melesat kedepan pemandangan bintang-bintang disampingku mulai membaur dengan latarnya, mungkin karena kami melaju dengan mach 6.saat orbit planet itu hanya tinggal didepan mata mesin roket tiba tiba saja mengaung “apa??..ini tidak bisa terjadi.ayolah roket murahan hanya sedikit lagi!!!” ujarku. Dan sepertinya permintaanku terkabul dengan deruan nafas terakhir dari roketnya kita memasuki orbit planet itu.
“Beep…beep…beep” alarm tiba-tiba saja berbunyi. “Lisa apa statusnya???...” tanyaku.”, “kita memasuki orbit planet dengan terlalu cepat kak!, maksudku kapten.”jawab lisa dengan tegang. ”siapkan rem atmosfernya aku tidak mau kapal ini jatuh dengan kecepatan seperti ini.”, “baik kak!, maksudku kapten.”. Rem atmosfer pun dikeluarkan benda itu menyerap lapisan-demi lapisan nitrogen yang ada di atmosfer dan membentuk suatu selimut tipis yang lama kelamaan menumpuk didepan kapal untuk memperlambat laju kapal,tetapi tetap saja kita jatuh terlalu cepat “huhhh..,remnya tidak berguna sama sekali!,lisa cari tempat pendaratan darurat yang cocok.”ujarku.”sedang mencari….” balas lisa, “mungkin kau bias mencarinya lebih cepat lisa karena aku sudah Bisa melihat permukaan tanah dari sini….” ujarku dengan perasaan tegang.”sedikit lagi….”,”lisa!..”,”sedikit lagi…”, “ LISA!!!..”,”Ketemu!..,disana di tumpukan benda itu,tumpukan itu cukup tebal untuk meredam dampak akibat tuubrukan.”.tanpa piker panjan aku lagsung mengarahkan kapalnya kearah tumpukan itu. DAN…..”DUARRR!!!..”,Tubrukan itu keras sekali, saking kerasnya beberapa bagian kapal ada yang berterbangan dari bodi kapal. “lisa kamu gak kenapa-napa?” tanyaku,”tidak apa-apa kok kak.”.setelah tenang mendengar kabarnya lisa.kita berdua langsung keluar kapal untuk mencek seberapa besar kerusakan kapal.”hmmm…,dilihat dari beberapa komponen yang hilang,kapal ini diluar perbaikan.ya kan lisa?”ujarku ,”harus kuakui kau benar,kurasa yang dapat kita lakukan sekarang adalah memanggil kapal bantuan.kupikir ada suar di dalam tempat penyimpana alat kapal untuk memanggil kapal bantuan.”jawab lisa.aku langsung masuk kekapal untuk mengambil persediaan makanan dan suar itu. “baiklah ini suarmu, jadi sekarang panggil kapal bantuan itu.”.lisa menyetel alat suar itu diatas permukaan bebatuan. saat ia menekan tombolnya “loh kok” tidak terjadi apa-apa “apa yang….?”tertera di bawah alat suar ada label yang bertuliskan “ Perhatian,suar membutuhkan sinyal yang cukup kuat untuk memancarkan pesannya ke kapal bantuan terdekat,sangat disarankan untuk menyetelnya ditempat yeng tinggi.”
BERSAMBUNG…..
Suar membutuhkan tempat tinggi untuk memancarkan siyalnya…,”huuh!!!.,merepotkan sekali.” ujar lisa . Dan kurasa ekspedisi ini masih berlanjut….” sudahlah, lebih baik kita meneruskan ekspedisinya seraya mencari tempat yang tiggi untuk memancarkan suar.”jelasku.kita berjalan menjauhi kapal antariksa yang sudah menjadi bangkai. Selagi dijalan ada secarik kertas yang menarik perhatianku,“apa ini?....HEADLINE: Kuantitas dan kualitas Air bumi sudah mulai menurun ilmuwan mulai mencari rumah baru yang dapat manusia tinggali.”.rumah baru? Mungkinkah ini dari masa manusia bumi?,jangan-jangan…”Lisa!..,coba lihat ini” ujarku.”Rumah baru!..mungkinkah kabar ini dari masa manusia masih meninggali bumi? Mungkinkah planet ini adalah bumi?”lisa keheranan dan aku lebih lagi.”kurasa planet ini adalah bumi,coba pikirkan atmosfernya yang keabuaan menandakan bekas dari polusi udara manusia dahulu.tidak adanya tanaman itu berarti pembakaran,penggundulan hutan dimasa lampau,sampah dimana mana menandakan ketidakpedulian terhadap lingkungannya,dan yang terakhir aku tidak melihat tanda tanda air di PLANET BUMI ini.”mungkin kau belum mencarinya dengan teliti.”balas lisa. selagi kita menyusuri jalan. Tiba-tiba saja aku mendengar suara tubrukan dari jarak jauh.“lisa kau mendengar itu….” , “ya, seperti suara meteor jatuh”.ku mantapkan langkah kakiku dan berlari selagi membawa tas persediaan si punggung.”lihat itu, benda apa itu?” Tanya lisa.bentuknya seperti telur thylopius yang lonjong dan sebesar seorang anak kecil.”dilihat dari bentuknya yang halus ini bukan meteor ini dibuat oleh sesuatu, dan dikirimkan juga oleh sesuatu. Tiba-tiba suara desiran keluar dari semacam pintu di kapsul tersebut. “Tsssssst..”,”jangan mendekat atau kupukul kau!”ujarku sembaring mengambil ranting kayu yang mudah patah. Terlihat semacam mahluk keluar dari kapsul tersebut.
“mungkin kau akan berpikir dua kali jika ingin memukulku dengan ranting itu…”,”saat kabut dari dalam kapsul itu perlahan memudar terlihat wujud mahluk yang familiar.“Itu seekor anjing!!!...dan dia berbicara!”. Apa yang?, tapi bagaimana?...”Boleh kuperkenalkan diriku sendiri panggilanku russel dan nama panjangku adalah russel caninus. Aku keturunan ke 203 dari yang terhormat laika.” laika?saat mendengar nama itu aku langsung teringat pelajaran sejarah di EN.dulu Russia adalah Negara pertama yang meluncurkan roket yangdiberi muatan mahluk hidup ke angkasa.sebagai percobaan pendahuluan sebelum manusia.roket laika tidak dibuat untuk kembali ke bumi jadi laika yang saat itu sedang hamil ditelantarkan di luar angkasa, dan ilmuan ilmuan rusia itu memang tidak berharap laika akan kembali,mereka sudah mendapatkan data yang mereka perlukan lewat pesawat ulak alik laika jadi ketika laika diluarangkasa mungkin dia menemukan planet baru untuk ditinggali dan di populasidengan bangsa anjing yang berdiri dan dapat berbicara.”yaaa..tentu,senang berkenalan denganmu russel namaku Neil dan ini adikku Lisa.
“hey…jadi,apa yang kaulakukan diplanet ini russel?”tanyaku.”aku dikirim oleh bangsaku untuk meninjau planet bumi atau planet yang telah membuang nenekmoyangku. Karena di planet kerdil kami usdah terjadi overpopulasi jadi, bangsaku memerlukan tempat baru untuk berkembang.”jelas russel. “russel apa kau mau ikut dalam ekspedisi kami dalam pencarian air,kau bisa dengan suka hati mengambil sampel untuk penelitianmu. Jadi kurasa russel adlah bagian dari ekspedisi ini sekarang.
sesaat setelah aku.lisa,dan russel meninggalkan lokasi jatuhnya kapsul sesuatu yang besar akan terjadi…..
BERSAMBUNG…….
Setelah kami menjemput russel,selang setengah jam perjalanan kami tiba-tiba saja ada gemuruh yang dibarengi dengan guncangan yang lumayan keras, sehingga tanah ditempat kami berdiri amblas kebawah lembah menarik lisa bersamanya…..”LISA!!!..,aku akan menjemputmu tunggulah!”, “ tidak, sebaiknya kita mencari jalan memutar, lereng ini terlalu curam.” ujar russel.”tidak!..,itu akan memakan waktu yang lama,lisa membutuhkanku sekarang!kau tidak tahu betapa pentingnya dia bagiku!”,”seterahlah, tetapi bukankah lebih baik jika kau tidak ikut jatuh.”.pada saat itu aku yakin terhadap pilihanku, tetapi russel ada benarnya juga aku tidak bisa mengorbankan diriku nanti siapa yang akan menolong lisa?.kira-kira hampir setengah jam kami memutari lereng bukit yang curam itu. Kamipun sampai di lokasi kejadian tapi….”DIMANA LISA!!!...” ujarku dengan panic.”LISA!...LISA!...”.pada saat itu aku seperti kehilangan semua harapan.dalam keadaan panic aku terus menerus mencari diantara tumpukan tumpukan kertas dan sampah berharap jika dia hanya pingsan. “Neil,itu tidak ada gunanya…”, ujar russel.“lebih baik aku mencari, daripada hanya megendus-endus sepertimu.”,”Dan jika aku tidak MEGENDUS-ENDUS maka aku tidak akan menemukan jejak kaki ini!”,”apa, maaf russel aku sudah meremehkan kemampuanmu!”.jadi berkat indera penciuman russel yang tajam kami mengikuti jejak kaki itu sampai ke sebuah kota atau sisa-sisa sebuah kota.”jejak kakinya berakhir disini…”kataku.”sepertinya ada aktivitas didepan sana.”ujar russel. dan sesaat kita berjalan sedikit kedepan benar saja itu sebuah perkampungan ditngah tengah kota yang hancur. Perkampungan itu ditinggali oleh mahluk mahluk tinggi yang berperawakan menyeramkan mereka memiliki lengan yang kuru dan panjang yang hanya diisi olehtiga jari saja,kepala mereka lonjong dan saking hitamnya muka mereka kau hamper tidak bias membedakan dimana mulut,mata,dan hidungnya.
aku menyusun rencana dengan russel untuk menuggu hingga hari gelap untuk mencari dan menyelamatkan lisa.disaat para penduduk sudah tertidur lelap didalam bayang bayang kegelapan aku dan russel mencari rumah/tenda/pondok para penduduk .”disini aman……”ujarku,”disini juga……”ujar russel.kami cari satu persatu hingga hanya tersisa satu pondok yang berbeda dengan yang lainya.”lisa….apa kau disana……”berbisik pelan. Tiba-tiba russel mencium sesuatu.”seseorang datang!...sembunyi!” ujar russel.itu adalah salah satu dari tetua adat kami mengetahuinya dari perhiasan yang dipakainya. Saat dia masuk kedalam sebuah ruang pertemuan dengan tetua adat yang lain kami menyelinap didepan pintunya dan yang kudengar adalah salah seorang dari mereka berbicara ,”jkiloyughu fehtwe LISA hujkloppe…….” .aku mendengar nama lisa!, tanpa pikir panjang aku langsung menerobos masuk kedalam dengan membawa obor yang ada didepan pondok. dan berteriak “DIMANA LISA!!!.....BERIKAN DIA PADAKU ATAU AKAN KU BAKAR RUMAH INI!!!”.tanpa kusadari seseorang memukulku dari belakang.”BRUKK…”.dan akupun langsung ambruk tanpa perlawanan begitu juga dengan russel. Saat aku bangun fajar sudah menyingsing, aku dan russel sudah diikat,dan sepertinya dibumbui dan siap untuk dibakar. Api disiapkan kayu dipasang para penduduk menanti kematangan kami saat kami diputar perlahan tapi pasti diatas api yang membara.tiba-tiba proses pemasakan berhenti ketika aku mendengar suara yang tak asing ditelingaku itu lisa!,aku dan russel dibebaskan dan aku menjelaskan semua yang terjadi kepada lisa. Lisa bilang padaku bahwa, orang-orang ini sebenarnya baik mereka membatu dan menyembuhkan luka lisa saat dia jatuh.mungkin karena cara ‘kedatanganku’ dan russel yang tiba-tiba mereka mengira kami adalah mata-mata dari desa di tepi danau.lisa juga menjelaskan bahwa orang mereka ada yang bisa membawa mereka ke sumber air melimpah di daerah ini.
BERSAMBUNG…..
Orang/ tracker dari desa mereka ada yang bias mengantarkan mereka ke sumber air yan melimpah ini.yup,sumber air yang melimpah sepertinya, bumi mulai memulihkan dirinya sendiri dengan adanya kabar tentang sumber air yang melimpah ini kami makin bersemangat saja untuk menemukannya dan melaporkannya kepada dewan tinggi EN.kami bermalam di desa yang hampir memakan aku dan russel selama semalam, keesokannya sebelum kami berangkat kami mengucapkan salam perpisahan kepada tetua desa dan karena lisa sudah bersikap ramah kami diberikan bekal tambahan untuk diperjalanan. “dimana russel?..” tanyaku.”kupikir dia tadi mengikutimu.”jawab lisa.”russel?...rusel?...”.oii teman-teman “aku sudah memutuskan untuk tinggal disini lebih lama untuk belajar tentang kebudayaan mereka,dan sebagai bahn penelitianku untuk bangsaku.”,”apa kau serius tentang ini russel?” tanyaku.” tentu saja kalian lanjutkan saja ekspedisi kalian tanpa aku….lagipula aku buttuh sedikit liburan”,”aku akan merindukanmu russel!”ujarku,”jika kau merindukanku kau hanya perlu mengingatku saja ok?”,” baiklah….”.daah semoga kau menikmati liburanmu russel….jadi sekarang hanya tinggal aku,lisa,dan tracker desa. Kita berjalan mendaki bukit melewati padang savanna dan ditambah istirahat kurang lebih 10 jam dan belum saja ada gemericik atau bunyi gemuruh air yang terdengar. Sampai pada akhirnya tepat didaerah ilalang tinggi tracker kami berkata dengan panduan terjemahannya lisa bahwa:”dia hanya bisa pergi sejauh ini sumber air yang kami cari berada tidak jauh didepan” dia mendoakan agar ekspedisi kami suksess dan langsung bergegas kembali. Selang beberapa menit setelah kepergian tracker kami. Kami yang terus maju mendengar suara yang asing ditelinga kami suara gemuruh air jatuh, tidak seperti di EN yang hanya bergemericik yamg inibenar-benar keras.aku dan lisa berlari dengan senangnya kedepan sampai…..”Hanya beberapa meter lagi kedepan ! ,lisa ayolah” ujarku sambal berlari.” ya… aku tahu suara ini begitu indah “sampai….”Woww, tahan, berhenti. Hampir saja……..aku begitu dekat dengan maut!”ujarku,”kubilang apa jangan terlalu bersemangat kak, hampir saja kau jatuh dari tebing.”balas lisa.”lisa,lihatlah pemandangan terindah yang pernah ku lihat…”.kami terkagum saat melihat air terjun yang sangat lebar, yang menciptakan pelangi dari setiap titik air yang berdeburan.dan danau yang teramat luas bisa dibilang itu adaLah lautannya dataran ini.”kitaberhasil lisa!...kitaberhasil!”.lalu lisa membuka suar yang ada di dalam tas persediaan dan suarnya mendapat sinyal.!.suar diletakkan dan diaktifkan oleh lisa diatas batu besar di dekat air terjun. tak lama setelah itu kapal darurat mulai datang dan membawa kami ke kapal induk yang sudah berada di orbit planet. siap untuk merepopulasi bumi dan membersihkannya dari sampah-sampah generasi terdahulu.
Dan semoga saja ini bukan perjalanan terakhir untuk Bumi…….
Langganan:
Postingan (Atom)
